Kamis, 23 Oktober 2014

Tugas DBMS NUSA MANDIRI SISTEM INFORMASI #10

Cara Cepat Mengekspor Database MySQL dengan Command Prompt


File mysql.exe dalam folder bin PROGRAM MySQL server tidak hanya dugunakan untuk mengakses database. Namun dapat juga digunakan untuk mengekspor database.

Berikut adalah format singkatnya:

MYSQL [-U nama_user] [-p] nama_database>nama_file

Keterangan :

Nama_user : nama user yang mempunyai hak akses, bersifat opsional

Password : password user

Nama_database : nama database yang akan kita ekspor

Nama_file : nama file yang akan menyimpan hasil ekspor

Contoh;

Misalkan yang akan mengakses adalah user root dengan password, nama databasenyadata, dan nama filenya data.sql dalam drive C.




mysql -u root -p data>c:\\data.sql

Catatan:

Contoh diatas hanya berlaku untuk lingkungan system operasi Windows. Jika temen2 ingin menggunakannya di Sistem operasi Linux (misalnya). Ganti symbol “\\” (forward slash) dengan “/” (back slash).

Tugas DBMS NUSA MANDIRI SISTEM INFORMASI #9

CARA MENGHAPUS DATABASE MYSQL


Untuk Menghapus Database gunakanlah perintah :

DROP DATABASE NAMA_DATABASE;

Misalnya kita akan menghapus database pegawai.





maka perintahnya adalah 

DROP DATABASE PEGAWAI;


Lihat gambar :





Perhatikan gambar diatas, kita telah berhasil menghapus database pegawai, untuk membuktikannya silahkan ketik perintah


SHOW DATABASES;

Lihat Screen shot dibawah ini :


Tugas DBMS NUSA MANDIRI SISTEM INFORMASI #8


Menambah dan Menghapus Record Database Access dengan Delphi 7 


Dengan menggunakan delphi 7 dapat dibuat aplikasi yang digunakan untuk melakukan editing database access dengan ekstensi .mds, pada tutorial kali ini akan dibahas cara untuk menambahkan dan menghapus record yang terdapat dalam file database eksternal dengan ekstensi .mds.
berikut langkah-langkahnya:

langkah 1
- buat form yang terkoneksi dengan database dan memiliki tampilan sebagai berikut: 

- pada gambar diatas dapat dilihat telah dibuat koneksi dengan database melalui adoconnection dan adotable, hasilnya dapat langsung dilihat pada dbgrid. untuk melakukan koneksi database dapat dilihat disini
-  dibuat juga 2 buah kotak edit untuk melakukan input nama dan input umur.
-  selanjutnya dibuat 2 buah tombol untuk melakukan insert data dan delete data pada table dan hasilnya dapat langsung dilihat pada dbgrid.

langkah 2
- double click pada tombol masukan dan masukkan kode PROGRAM berikut pada prosedurnya 
  • begin
  • if edit1.GetTextLen = 0 then
  •    showmessage(‘isi nama dahulu’);
  • if edit2.GetTextLen = 0 then
  •    showmessage(‘isi umur dahulu’);
  • if (edit1.GetTextLen >0) and (edit2.GetTextLen>0) then
  • begin
  •   with table1 do
  •   table1.Append;
  •   table1nama.Value:=edit1.text;
  •   table1umur.Value:=strtoint(edit2.Text);
  •   table1.Insert;
  •   table1.Next;
  •   edit1.text:=”;
  •   edit2.Text:=”;
  • end;
  • end;
- penjelasan 
tombol ini digunakan untuk melakukan insert data ke dalam database. listing PROGRAMpada tombol ini akan dibahas perbagian.
untuk melakukan pengisian data diperlukan 2 buah data yang diinputkan yaitu data nama dan umur karena itu untuk menghindari terjadinya error maka pada awal dituliskan listing: 
  • if edit1.GetTextLen = 0 then
  •    showmessage(‘isi nama dahulu’);
 
dengan listing diatas maka akan dicek apabila kotak edit1 masih kosong maka akan menampilkan pesan. perintah GetTextLen adalah perintah untuk mengambil panjang nilai karakter pada edit1. jadi jika edit1 belum diisi maka nilai GetTextLen akan sama dengan 0. begitupula dengan listing: 
  • if edit2.GetTextLen = 0 then
  •    showmessage(‘isi umur dahulu’);
 
untuk mengecek isi edit2. lalu listing: 
  • if (edit1.GetTextLen >0) and (edit2.GetTextLen>0) then
adalah untuk melakukan pengecekan apabila edit1 dan edit2 telah terisi maka PROGRAMutama akan dijalankan. bila salah satu belum terisi maka proses insert data akan errorlisting PROGRAM utama: 
  •   with table1 do
 akan melakukan proses dengan melibatkan table1(adotable) 
  •    table1.Append;
perintah untuk mengaktifkan proses pengisian table sehingga table database dalam kondisi siap untuk diisi 
  •   table1nama.Value:=edit1.text;
  •   table1umur.Value:=strtoint(edit2.Text);
field pada table 1 memiliki nama variabel tersendiri yang dapat diakses isinya, pada listing diatas adalah cara untuk melakukan pengisian field dari table tersebut. untuk nama dapat langsung diisikan karena tipe datanya sama yaitu string, sedangkan untuk umur perlu melakukan konversi dari string ke integer karena umur memiliki tipe data integer. 
  •   table1.Insert;
  •   table1.Next;
data yang telah diisikan pada field sebelumnya belum sepenuhnya tersimpan pada database karena itu digunakan listing diatas. instruksi insert digunakan untuk melakukan insert data ke dalam table. dan instruksi next digunkan untuk mengganti posisi pointer sehingga dapat melakukan pengisian data selanjutnya. 

  •   edit1.text:=”;
  •   edit2.Text:=”;
listing diatas adalah untuk mengosongkan isi dari edit1 dan edit2 setelah melakukan pengisian data sehingga siap untuk diisi data selanjutnya. 

langkah 3
 – double click pada tombol hapus dan para prosedurnya isikan listing berikut: 
  • begin
  • if table1.IsEmpty then
  •  showmessage(‘tabel kosong’)
  • else
  • table1.Delete  ;
  • end;
-  tombol ini digunakan untuk melakukan penghapusan record pada table database. record yang dihapus adalah record yang ditunjuk oleh pointer(tanda segitiga hitam pada sebelah kiri dbgrid).
- pembahasan listing adalah sebagai berikut 
  • if table1.IsEmpty then
  •  showmessage(‘tabel kosong’)
listing ini digunakan untuk melakukan pengecekan kondisi table1 apakah kosong atau masih ada data di dalamnya, hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya error saat melakukan penghapusan tecord namun tidak ditemukan data. karena itu dengan listing ini maka saat tidak ada data di dalam table akan muncul pesan peringatan. 
  • else
  • table1.Delete  ;
 listing selanjutnya digunakan untuk melakukan penghapusan record sesuai dengan posisi pointernya. cukup dengan menggunakan instruksi delete.

dengan demikian telah dapat dibuat apliaksi yang digunakan untuk mekaukan pengisian dan penghapusan data ke dalam table database dengan ekstensi .mds. 

semoga tutorial ini bermanfaat  

Tugas DBMS NUSA MANDIRI SISTEM INFORMASI #7

Pengenalan DDL dan DML pada MySQL


Sama seperti posting sebelumnya kali ini juga saya akan share tentang tugas yan dikasih dari kampus. untuk artikel ini masih berkaitan dengan posting sebelumnya yaitu pengenalan MySQL.
kalau sebelumnya hanya perintah sederhana kali ini akandibahas lebih mendalam tentang DDL dan DML pada MySQL


Perintah DDL dan DML
Sebelum membahas tentang tugas la kedua ini , berikut adalah penjelasan tentang DDL dan DML :
DDL atau Data Definition Language adalah kumpulan perintah SQL yang dapat digunakan untuk membuat dan mengubah struktur dan definisi tipe data dari objek-objek database seperti tabel, index, trigger, view, dan lain-lain.
DML atau Data Manipulation Language adalah kumpulan perintah SQL yang berhubungan dengan pekerjaan mengolah data di dalam table.


Sesuai dengan soal yang diberikan. Berikut langkah – langkah nya :
1. Perttama kita harus menjalankan MySql, karena saya memakai xampp maka langkah2 yang harus di lakukan sebagai berikut
- Buka xampp control panel dan aktifkan/start MySQL
- Setelah itu minimize, lalu buka cmd dan pindah ke deirektori MySql. Contohh saya menginstall xapp di drive C:\ maka path nya C:\xampp\mysql\bin
- Setelah pindah direktori masuk ke Mysql dengan mengetikkan perintah berikut .
mysql-u root





- Perintah diatas berfungsi untuk menghubungkan kita ke mysql, sehingga kita dapat membuat, mengubah dan menghapus database / table . jika cara diatas sudah di lakukan dengan benar maka akan jadi seperti gambar di bawah ini:

2. Setelah masuk kedalam MySql
, kita dapat membuat database sesuai nama yang diinginkan. Untuk database kali ini saya buat dengan nama kuliah maka perintahnya adalah :

Untuk mengecek apakah database sudah ada atau blom ketikkan perintah berikut , jika nama nya ada berarrti database sudah siap di gunakan

3. Setelah kita membuat database dengan nama kuliah , kita dapat memulai membuat table sesui tugas yang di berikan. Tapi untuk membuat table pada database kuliah kita harus menggunakan perintah USE, perintah ini di gunakan agar segala aktivitas kita terekam hanya pada database kuliah.

4. Untuk m,embuat table yang pertama kita lakukan adalah membuat field nya terlebih dahulu. Ketikkan pertintah create table() untuk membuat table lalu deklarasikan field sesuai yang di inginkan.jangan lupa memberi tanda koma setelah deklarasi field. Contohnya seperti ini:




Jangan lupa untuk mengecek apakah table sudah tersimpan pada database kuliah dan dengan nama mahasiswa . untuk mengeceknya ketikkan perintah berikut

5. Selain mengecek nama table nya perlu juga mengecek isi table tersebut dengan perintah

6. Jika field sudah terisi dengan nama dan tipe data yang benar , baru masukkan data secara berurutan sesuai field yang sudah di buat. Untuk itu di butuhkan perintah
insert into … values().

Di setiap data menggunakan koma sebgai pemisah , , yang berguna menentukan termasuk field mana data tersebut, dan jangn lupa untuk memberi tanda titik koma pada akhir perintah.


7. Lalu tampilkan data yang tadi di input denganperintah select * from mahasiswa;




Untuk perintah pertama adalah Kemudian menampilkan isi tabel dengan urutan NPM dari yang besar ke yang kecil. Maka perintahnya adalah “select * from mahasiswa order by NPM desc;", arti dari desc adalah descending.

8. Selanjutnya adalah menampilkan field Nama dan UTS yang recordnya memiliki nilai UTS diatas 70. Maka perintahnya adalah “select Nama,UTS from mahasiswa where UTS > 70;” untuk. Jika benar maka outputnya sbb :




9. untuk menapilkan field NPM,Nama,Kelas dan Mata_Kuliah saja yang recordnya memiliki nilai UAS diantara nilai 80 hingga 100. Kita ketikkan perintah Lalu ketikan “select NPM,Nama,Kelas,UAS from mahasiswa where UAS between 80 and 100;” perinth tersebut hanya menampilkan record npm , nama , kelas dan mata_kuliah yang nilai uasnya diantar 80 dan 100




10. selanjutnya untuk menampilkan seluruh field dengan record yang memiliki data dari field Nama yang mengandung huruf ‘a’. Kita menggunakan perintah “select * from mahasiswa where Nama like ‘%a%’;”. Yang berfungsi menampilkan record dengan nama yang mengandung huruf a .Hasilnya seperti berikut.



11. lalu untuk menampilkan field Nama,UTS,UAS dan Ujian_Utama, dengan record yang memiliki data dari field Nama yang awalannya huruf ‘a’. Menggunakan perintah Like , jadinya seperti ini “select Nama,UTS,UAS,Ujian_Utama from mahasiswa where Nama like ‘a%’;” maka akan muncul sperti ini

12. selanjutnya menampilkan seluruh field, dengan record yang memiliki data dari field Nama yang akhirannya huruf ‘a’. Untuk perintah ini kita hanya menambah tanda % pada awal nya .seperti ini “select * from mahasiswa where Nama like ‘%a’;” untuk Hasilnya akan seperti berikut.

13. Terakhir adalah mengubah atau mengupdate record , untuk mengubah Nama yang memiliki NPM ‘52411111’ (Adi), menjadi ‘Lucas’. Perintahnya seperti ini “update mahasiswa set Nama = ‘Lucas’ where NPM = ‘52411111’;” Hasilnya akan seperti berikut.


Tugas DBMS NUSA MANDIRI SISTEM INFORMASI #6

Membuat Query dalam Access


Dalam artikel kali ini saya akan coba jelaskan cara membuat query dalam database, adapun pengertian Query adalah objek database yang dapat digunakan untuk memasukkan data yang berupa rumus. Query juga dapat di gunakan untuk bekerja dengan dua tabel atau lebih dengan cara yang cukup mudah.

Untuk detail cara membuat query dalam microsoft access bisa sobat simak pada penjelasan di bawah ini :
  • Silahkan buka access serta database sobat, pilih tab menu Create >> Query Designmaka akan tampil tabel yang sudah pernah dibuat, seperti gambar berikut
query 450x322 Membuat Query dalam Access
  • Pilih tabel yang ingin di jadikan query dan klik tombol Add, disini sobat bisa memasukkan beberapa tabel ke dalam query dari menu Add tadi, kemudian kalau tabelnya sudah dimasukkan baru klik tombol Close
  • Kemudian masukkan nama field yang akan sobat bentuk menjadi query dengan mengerjakan perintah yang ada dalam QBE (Query By Example) yang terdapat di bagian bawah jendela lembar kerja design dari sebuah query dan mengaturnya, adapun keterangan yang ada di dalamnya meliputi
Table ; untuk menampilkan nama tabel sebagai sumber data dari query
Sort ; untuk melakukan pengurutan data
Show ; untuk menampilkan/menyembunyikan field yang dipilih
Criteria ; untuk menampilkan kriteria suatu data yang ingin ditampilkan
  • Klik pada tabel Field maka akan muncul semua field yang ada dalam tabel, sobat pilih salah satu dan ulangi langkah ini untuk menampilkan field-field lain yang ingin di masukkan ke dalam query. Untuk lebih jelasnya bisa di lihat pada gambar dibawah
membuat query 450x338 Membuat Query dalam Access

  • Query yang sudah sobat buat dapat dijalankan/tampilkan hasilnya dengan memilih menu View >> Datasheet View sehingga hasilnya akan di tampilkan seperti ini
cara membuat query 450x362 Membuat Query dalam Access
  • Setelah berhasil membuat query selanjutnya silahkan di Save/simpan dengan memilih tombol Save atau File >> Save Object As dan namai query sesuai keinginan sobat dan klik OK

Itu tadi penjelasan singkat mengenai cara membuat query dalam access yang mungkin bisa sobat gunakan perintah ini dalam access 2010 atau 2013.

Rabu, 22 Oktober 2014

Tugas DBMS NUSA MANDIRI SISTEM INFORMASI #5

Membuat form login dengan database Mysql C++

Pada tutorial kali ini akan dibuat suatu project untuk login, dimana data user dan passwordnya di simpan disuatu DBMS, dan disini DBMS yang digunakan adalah MYSQL. untuk langkah langkah pembuatannya silahkan perhatikan dibawah ini. sebelumnya siapkan terlebih dahulu project kosong, klik file new project, setelah muncul kotak dialog baru, ketik nama project pada kotak project name, klik OK. Untuk selanjutnya silahkan ikuti instruksi-instruksi dibawah ini. sebelumnya silahkan baca artikel bagaimana cara mengkoneksikan antara C# dengan DBMS mysql disini karena ini akan sangat membantu dalam memahi materi ini :


langkah 1 : Tambahkan satu komponen picture box, empat label, dua button dan dua textbox, atur dan tata sedemikian rupa sehingga tampilannya seperti pada gambar dibawah.

langkah 2 : klik ganda pada button satu untuk membangkitkan event klik pada button tersebut, tambahkan code berikut ini pada event klik tersebut



if (statusLogin(textBox1.Text, textBox2.Text) == true)
{
this.Hide();
Form2 frm2 = new Form2();
frm2.ShowDialog();
}
else
{
MessageBox.Show("Username atau password salah");
langkah 3 : tambahkan function status login(string user, string password), berikut ini source lengkapnya



MySqlConnection db = new MySqlConnection(connectionSQL);
db.Open();
MySqlCommand dbcmd = db.CreateCommand();
string sql = "select user,password from formlogin";
dbcmd.CommandText = sql;
MySqlDataReader reader = dbcmd.ExecuteReader();
while (reader.Read())
{
if ((reader.GetString(0).ToString() == user) &&
(reader.GetString(1).ToString() == password))
return true;
}
}
db.Close();
return false;


source code diatas merupakan code untuk melakukan koneksi antara C# dengan DBMS mysql, untuk cara detail bagaimana mengkonkesikan antara C# dengan mysql silahkan baca artikel disini
Langkah 4 : Buat database di mysq dengan isi filed ID,USER,PASSWORD. dan isikan data di database tersebut, nama database dan nama table dalam database adalah "formlogin"
langkah 5 : Done. program selesai dibuat


Jika langkah langkah diatas dilakukan dengan benar, maka saat program dijankan program akan menampilakan suatu form seperti pada gambar diatas, masukan password dan user sesuai dengan data yang ada didatabase, jika data password dan data user benar. akan muncul suatu form yang menunjukan bahwa login berhasil. jika data password dan data user salah, maka akan muncul pesan bahwa user dan password salah. dan jangan lupa, sewaktu menjalankan program service mysql harus berjalan. berikut preview hasil program yang sudah selesai



Tugas DBMS NUSA MANDIRI SISTEM INFORMASI #4

Cara merubah Record/Field Pada MYSQL 


Selamat malam para pembaca yang baik hati dan tidak sombong, sombong dikit gpp lah. Kali ini saya akan mengupdate artikel tentang Cara merubah Record/Field Pada MYSQL, artikel Cara merubah Record/Field Pada MYSQL ini sebenarnya merupakan tugas di matakuliah Sistem Basis Data.

Disini akan saya contohkan merubah field nama di table mhs, sebelum melakukan perubahan pastikan anda mempunyai kunci untuk dijadikan patokan. Di contoh ini saya akan melakukan perubahan nama dari ojix ke ojixzzz, kunci yang saya gunakan yaitu nim. Daripada saya ngomong ngelantur mending langsung saja ke bagian intinya :

- Perintah/Sintak

UPDATE “namatabel” SET “field yang akan dirubah” = “isi data” WHERE “kondisi yang akan dirubah”;
- Contoh kasus
UPDATE mhs SET namaMhs=’ojixzzz’ WHERE nim=’12130930’;
Penjelasan :
- UPDATE mhs -> Update table mhs
- SET namaMhs=’ojixzzz’ -> isi field nama dengan teks ‘ojixzzz’
- WHERE nim=’12130930’ -> Dimana/jika field nim berisi teks 12130930



Demikian artikel Cara merubah Record/Field Pada MYSQL dari saya sekian dan terimakasih

Tugas DBMS NUSA MANDIRI SISTEM INFORMASI #3


Eksport dan Import Database dengan phpMyAdmin


Pada kuliah internet dan pemrograman kemarin membahas tentang mengeksport dan mengimport database dengan phpMyAdmin cara ini berguna ketika database ingin kita pakai di komputer lain maka diperlukan untuk mengeksport dan mengimport database. berikut ini adalah caranya mengeksport dan mengimport database dengan phpMyAdmin :
1. Buka browser, lalu ketikkan alamat http://localhost/phpmyadmin
2. Pilih database yang akan di eksport sebagai contoh saya mengeksport database dbwordpress.
3. Pilih menu Eksport seperti pada gb 1




4. Pada halaman eksport pilih SQL untuk memilih format jenis database yang ingin dieksport, centang juga struktur dan kirimkan ke, lalu klik tombol go




Agar database tersebut dapat dipakai di komputer lain tanpa perlu membuat database yang baru maka kita harus mengimport database yang sudah kita eksport tadi caranya yaitu :
1. Buka browser, lalu ketikkan alamat http://localhost/phpmyadmin
2. Pilih menu import
3. Pada halaman Import, Pilih telusuri untuk mencari file database yang sudah kita eksport tadi, lalu klik tombol Go




4. Jika sukses akan ada informasi bahwa database telah berhasil diimport



Tugas DBMS NUSA MANDIRI SISTEM INFORMASI #2

Menyimpan dan Menampilkan Data dari Database


Dalam artikel ini akan saya jelaskan bagaimana cara menyimpan data ke database dan menampilkan data yang ada di database. Agar data dari WEB dapat tersimpan ke database dan agar data yang telah tersimpan dapat ditampilkan kembali di WEB, yang pertama harus dilakukan adalah membuat database. karena saya memakai xampp sebagai local web server, maka untuk membuat database saya cukup mengetikkan “localhost/phpmyadmin” (tanpa tanda petik) di address bar web browser yang saya gunakan (firefox). setelah itu, buat database dengan nama latihan.



Setelah itu klik Create. Kemudian buat table (data table dan web harus sama). Pada kesempatan ini aya akan membuat table dengan nama koneksi dengan field sebanyak 3.




Atur isi table dengan susunan sebagai berikut:



Setalah membuat database, langkah yang selanjutnya adalah membuat Form untuk menginputkan datanya. Saya akan memberikan contoh tampilan web sederhana, untuk membuatnya anda bisa pelajari scpript di bawah ini:




Anda bisa membuat script di atas menggunakan notepad ataupun notepad++, untuk memudahkan pengetikan saya merekomendasikan untuk menggunakan notepad++. Kemudian simpan script di atas dengan nama form.html, kemudian simpan folder htdoc (C:xampphtdocs). Agar data tidak tercampur, lebih baik lagi jika kita membuat folder khusus di dalam htdocs untuk menyimpan tiap project. Saya membuat folder baru (di dalam htdocs) dengan nama coba. Untuk melihat hasilnya, silakan buka web browser anda dan pada address bar ketikkan localhost/coba/form.html. jika benar maka hasilnya akan seperti gambar di bawah ini




Setelah berhasil membuat form untuk menginputkan data, yang diperlukan selanjutnya adalah membuat script untuk meniyimpan data input.

























Simpan data di atas dengan nama save_data.php, simpan di folder coba. Akan saya jelaskan secara singkat mengenai script di atas. Pada bagian //melakukan koneksi ke database. Script $conn adalah perintah untuk melakukan koneksi. Kemudian yang di dalam kurung, localhost merupakan server, root merupakan username dan berhubung saya tidak memberikan password di xampp maka cukup diketik (…,…,“”). Kemudian mysql_select_db merupakan perintah untuk memilih database yang akan digunakan. Langkah terakhir adalah melakukan ujicoba apakah script di atas berfungsi atau tidak. Untuk mengetesnya silakan masuk ke web browser, ketikkan localhost/coba/form.html kemudian isi data danklik simpan.


Jika berhasil maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini


Demikian sedikit ilmu yang dapat saya share. Semoga dengan yang sedikit ini dapat menambah keinginan rekan-rekan untuk mempelajari pemrograman web. Selamat mencoba.

Sumber:




Selasa, 21 Oktober 2014

Tugas DBMS NUSA MANDIRI SISTEM INFORMASI #1



Apa itu Database Management System ?



Database merupakan komponen dasar dari sebuah sistem informasi dan pengembangan serta penggunaannya sebaiknya dipandang dari perspektif kebutuhan organisasi yang lebih besar. Oleh karena itu siklus hidup sebuah sistem informasi organisasi berhubungan dengan siklus hidup sistem database yang mendukungnya.

DBMS (DataBase Management System) adalah sistem yang secara khusus dibuat untuk memudahkan pemakai dalam mengelola basis data. Definisi lainnya, Database Management System adalah software yang mengijinkan penggunanya untuk membuat, mengakses, dan mengatur sebuah database. Pada pendekatan database, setiap file yang ada pada tiap departemen disimpan pada sebuah server database dengan sebutan baru, yaitu table. Lalu setiap program dapat mengakses bagian dari database sesuai kebutuhan.

Tujuan Perancangan Database


  • Untuk memenuhi informasi yang berisikan kebutuhan-kebutuhan user secara khusus dan aplikasi – aplikasinya.
  • Memudahkan pengertian struktur informasi.
  • Mendukung kebutuhan-kebutuhan pemrosesan dan beberapa obyek penampilan (response time, processing time, dan storeage space).

Komponen DBMS

  •  Data Dictionary 
    • Sebuah repository yang menyimpan data definition dan deskripsi dari struktur data didalam database
  • DBMS Utilities
    • Program yang memungkinkan user mengelola data dengan cara create, edit, delete data dan file. Didalamnya termasuk data recovery dan back up
  • Report Generator
    • Program untuk menghasilkan laporan yang berasal dari data yang disimpan

Tipe- Tipe Database Management System

ORACLE

Oracle adalah Database relasional yang terdiri dari kumpulan data dalam suatu sistem manajemen Database RDBMS. Perusahaan Software Oracle memasarkan jenis Database ini untuk bermacam-macam aplikasi yang bisa berjalan pada banyak jenis dan merk perangkat keras komputer (platform).

Database Oracle adalah produksi dari Oracle Corporation, sebuah perusahaan komputer raksasa yang bermarkas di Redwood City, California. Database Oracle ini pertama kali dikembangkan oleh Larry Ellison, Bob Miner dan Ed Oates lewat perusahaan konsultasinya bernama Software Development Laboratories (SDL) pada tahun 1977. Pengembanan Oracle dimulai pada tahun 1977 ketika Larry Ellison melihat ada peluang bagus yang dimanfaatkan perusahaan-perusahaan software kala itu.

Tahun 1979 versi pertama dijual kepada umum. Versi pertama meyertakan interface SQL untuk berinteraksi dengan database. Tahun 1983, mereka mengubah nama perusahaan menjadi Oracle Corporation . Pada tahun itu juga, Oracle Corp. meluncurkan versi ketiga. Tahun 1984 versi keempat diluncurkan, Oracle telah mendukung beberapa sistem operasi yang ada waktu itu. Pengembangan terus dilakukan sesuai dengan perkembangan teknologi komputer. Tahun 1998, Oracle mulai mengadopsi konsep Orientasi Objek(object oriented). Konsep orientasi objek pada database sedikit berbeda dengan konsep yang dikenal dilingkungan internet sehingga mereka membubuhkan huruf ‘i’ yang merupakan huruf awal “internet”. Sampai saat ini Oracle telah mengeluarkan versi terbarunya, yakni Oracle11g.

Database Oracle terdiri dari beberapa komponen berikut ini :

  • Software Oracle
  • Database, yang tersimpan dalam bentuk file pada satudiskatau lebih.
  • Instance Oracle,terdiri daribackground processdanshared memory area
  • Server process, yang meng-handle user dan aplikasi yang telah terhubung dengan Database, dan juga mengatur memori dantemporary storageyang digunakan process tersebut.
  • Oracle Net, yang memungkinkan komunikasi antaraclient applicationdengan Database oracle pada sebuah jaringan.

Tools yang biasa digunakan pada Database oracle antara lain:
  • Oracle Universal Installer : Digunakan untuk instalasi software oracle, dan dapat juga digunakan untuk menjalankan Oracle database configuration assistant untuk menginstal sebuah database
  • Oracle Database Configuration Assistant : Digunakan untuk meng-create database dari template yang dibuat oleh oracle, atau kita dapat membuat database sendiri sesuai keinginan kita
  • Database Upgrade Assistant : Tools yang membantu kita dalam melakukan upgrade database.
  • Net Configuration Assistant : Digunakan untuk konfigurasi listener dan naming methods, yang merupakan komponen penting dalam oracle database network
  • Oracle Enterprise Manager Database Control : Tools yang digunakan untuk me­-manageoracle database interface yang berbasis web.

Keunggulan Oracle dibanding dengan database yang lain :
  1. Scalability, memiliki kemampuan menangani banyak user yang melakukan koneksi secara bersamaan tanpa berkurangnya performance.
  2. Reliability, memiliki kemampuan untuk melindungi data dari kerusakan jika terjadi kegagalan fungsi pada sistem seperti disk failure.
  3. Serviceability, memiliki kemampuan untuk mendeteksi masalah, kecepatan dalam mengkoreksi kesalahan, dan kemampuan melakukan konfigurasi ulang struktur data.
  4. Stability, memiliki kemampuan untuk crash karena beban load yang tinggi. Hal ini berkaitan dengan scability.
  5. Availability, yaitu kemampuan dalam penanganan crash atau failure agar service dapat tetap berjalan.
  6. Multiplatform, dapat digunakan pada banyak sistem operasi seperti seperti windows, unix, linux, dan solaris.
  7. Mendukung data yang sangat besar, Oracle dapat menampung data hampir 512 pet byte (1 pet byte = 1.000.000 gigabyte).
  8. Sistem sekuriti yang cukup handal
  9. Dapat menampung hampir semua tipe data seperti data teks, image, sound, video, dan time series

Kekurangan Oracle antara lain :
  1. Merupakan software DMBS yang paling mahal, paling rumit, dan paling sulit untuk dipelajari.
  2. Membutuhkan spesifikasi hardware yang tinggi untuk dapat menjalankan software DMBS Oracle supaya berjalan dengan stabil.
  3. Hanya diperuntukan bagi perusahaan berukuran besar, dan tidak cocok untuk perusahaan kecil maupun menengah.

MICROSOFT SQL SERVER

Microsoft SQL Server merupakan produk RDBMS ( Relational Database Management System) yang di buat oleh Microsoft. Orang sering menyebutnya dengan SQL Server saja. Ini kadang – kadang membingungkan bagi kalangan awam karena sebelumnya sudah ada terminologi SQL. Microsoft SQL Server juga mendukung SQL sebagai bahasa untuk memproses query kedalam database dan kita tahu bahwa SQL ini sudah banyak digunakan secara umum pada semua produk database server yang da di pasaran saat ini. Microsoft SQL Server banyak digunakan pada dunia bisnis, pendidikan atau juga pemerintahan sebagai solusi database atau penyimpanan data. Berbagai macam skala bisnis mulai yang kecil sampai skala enterprise bisa menggunakan Microsoft SQL Server sebagai database servernya.

Sejarah Microsoft SQL Server

Pada tahun 1988, Microsoft mengeluarkan versi pertama dari SQL Server. Pada saat itu masih didesign untuk platform OS/2 dan dan dideveloperi bersama antara Microsoft dengan Sybase. selama awal tahun1990-an, Microsoft mulai untuk membuat versi baru dari SQL Server untuk platform NT-nya. Selama proses development tersebut Microsoft memutuskan bahwa Microsoft SQL Server ini harus bisa terintegrasi dengan kuat dengan operasi NT-nya. Pada tahun 1993, windows NT 3.1 dan SQL Server 4.2 untuk NT dirilis oleh Microsoft. Target Microsoft untuk mengkombinasikan antara performa database server yang tinggi serta kemudahan cara penggunaan dan administrasi rupanya tercapai melalui SQL Server ini. Microsoft terus berhasil memasarkan SQL Server dan menjadi database server yang terkenal. Pada tahun 1994, Microsoft dan Sybase secara resmi menngakhiri kerjasamanya. Di tahun 1995 Microsoft merilis versi 6.0 dari SQL Server. Versi ini merupakan versi yang paling penting karena sebagian besar merupakan hasil tulis ulang dan juga redesign dari core technology sebelumnya. Versi 6.0 ini menawarkan peningkatan pada performa, built-in replication dan juga administrasi yang tersentralisasi. Pada tahun 1996, Microsoft merilis SQL Server 6.5 Enterprise Edition. SQL Server 7.0 dirilis Microsoft pada tahun 1998 dan database engine-nya ditulis ulang agar lebih optimal. Akhirnya tahun 2000 Microsoft mengeluarkan SQL Server 2000 yang merupakan versi yang banyak digunakan. Versi SQL Server 2000 ini berbasis pada framework yang ada pada versi 7.0 sebelumnya.

Sedangkan versi terbaru dan yang paling terakhir untuk saat ini adalah SQL Server 2008 R2, dengan penambahan berbagai fitur – fitur yang dapat memudahkan user untuk membuat database.

Kelebihan Microsoft SQL Server antara lain :

  • Cocok untuk perusahaan dengan skala kecil, menengah, dan besar sehingga mampu untuk mengolah data dengan jumlah yang besar.
  • Memiliki kemampuan untuk management user dan tiap user bisa diatur hak akses terhadap suatu database oleh database administrator.
  • Untuk diterapkan pada pembangunan suatu program aplikasi, akan mudah dalam melakukan koneksi dengan computer client yang pembangunan aplikasinya menggunakan software yang sama platform dengan MS-SQL, misalnya Microsoft Visual Basic.
  • Memiliki tingkat pengamanan / security data yang baik.
  • Memiliki kemampuan untuk back-up data, rollback data, dan recovery data.
  • Memiliki kemampuan untuk membuat database mirroring dan clustering.
Kekurangan Microsoft SQL Server antara lain :
  1. Hanya dapat diimpelementasikan pada 1 unit server, jika terdapat tambahan server maka hanya akan berfungsi sebagai pasif / standby server (tidak memiliki kemampuan Technology Cluster Server seperti halnya pada DMBS Oracle).
  2. Hanya bisa berjalan pada satu platform system operasi yaitu Microsoft Windows.
  3. Merupakan software berlisensi dan berharga mahal untuk perusahaan skala kecil dan menengah.

MYSQL

MySQL adalah sebuah perangkat lunak Pembuat database yang bersifat terbuka atau open source dan berjalan disemua platform baik Linux maupun Si Windows,MySQLmerupakan program pengakses database yang bersifat network sehingga dapat digunakan untuk aplikasi Multi User (Pengguna Banyak).

MySQL adalah Relational Database Management System (RDBMS) yang didistribusikan secara gratis dibawah lisensi GPL (General Public License). Dimana setiap orang bebas untuk menggunakan MySQL, namun tidak boleh dijadikan produk turunan yang bersifat komersial.

MySQL dapat dikatakan lebih unggul dibandingkan database server lainnya dalam query data. Hal ini terbukti untuk query yang dilakukan oleh single user, kecepatan query MySQL bisa sepuluh kali lebih cepat dari PostgreSQL dan lima kali lebih cepat dibandingkan Interbase.

Kelebihan MySQL antara lain:

  • Merupakan DBMS yang gratis / open source berlisensi GPL (generic public license).
  • Cocok untuk perusahaan dengan skala yang kecil.
  • Tidak membutuhkan spesifikasi hardware yang tinggi untuk bisa menjalankan MWSQL ini bahkan dengan spesifikasi hardware yang minimal sekalipun.
  • Bisa berjalan pada lebih dari satu platform system operasi, misalnya windows, linux, FreeBSD, Solaris, dan masih banyak lagi.
  • Cepat dalam menjalankan perintah SQL / Structured Query Languagemisalnya ketika akan menyeleksi suatu data atau memasukkan suatu data karena MYSQL merupakan turunan dari konsep SQL.Multi user, artinya database dapat digunakan oleh beberapa user dalam waktu bersamaan tanpa mengalami masalah atau konflik.
  • MYSQL memiliki ragam tipe data yang sangat kaya, seperti signed / unsigned integer, float, double, char, text, date, timestamp, dan lain-lain.
  • MYSQL memiliki beberapa lapisan keamanan, seperti subnetmask, namahost, dan izin akses user dengan system perijinan yang mendetail serta sandi/password terenkripsi.
  • MYSQL dapat melakukan koneksi dengan computer client menggunakan Protokol TCP/IP, Unix Socket (UNIX), atau Named Pipes (windows NT).
  • MYSQL memiliki antar muka / interface terhadap berbagai aplikasi dan bahasa pemrograman dengan menggunakan fungsi API (Application Programming Interface).
  • Command and function, MYSQL memiliki fungsi dan operator secara penuh yang mendukung perintah select dan where dalam query.
  • Structure Table, MYSQL memiliki struktur tabel yang lebih fleksibel dalam menangani ALTER TABLE dibandingkan DBMS lainnya.

Kekurangan MySQL antara lain:
  1. Tidak cocok untuk menangani data dengan jumlah yang besar, baik untuk menyimpan data maupun untuk memproses data.
  2. Memiliki keterbatasan kemampuan kinerja pada server ketika data yang disimpan telah melebihi batas maksimal kemampuan daya tampung server karena tidak menerapkan konsep Technology Cluster Server.

Faktor Pemilihan DBMS

Pemilihan DBMS didasarkan pada beberapa faktor, yakni beberapa hal teknis, ekonomi dan kebijakan organisasi.
  1. Faktor Teknis dan Non-Teknis
    • Faktor teknis berhubungan dengan ketepatan DBMS yang dipilih. Yang termasuk faktor teknis adalah tipe DBMS (relational, network, hierarchical, object-relational,object lainnya), struktur penyimpan dan jalur akses yang didukung DBMS, ketersediaan antar muka pemakai dan pemrogram, tipe bahasa query tingkat tinggi, ketersediaan alat bantu pengembangan, kemampuan berhubungan dengan DBMS lain melalui media standard, pilihan arsitektur yang berhubungan dengan operator client-server dan lain sebagainya.
    • Faktor non teknis termasuk di dalamnya status finansial dan dukungan organisasi terhadap vendor.
  2. Faktor Ekonomi dan Organisasi

Hal-hal yang harus dipertimbangkan secara ekonomi dan faktor organisasi adalah :
  1. Software acquisiton cost : Merupakan harga ”up-front” dalam pembelian perangkat lunak, termasuk pilihan bahasa, pilihan antar muka seperti form, menu dan antar muka Web berbasis GUI, pilihan recovery/backup, metode akses khusus dan dokumentasi. Versi DBMS yang tepat untuk sistem operasi harus dipilih. Biasanya, alat bantu pengembangan, alat bantu desain dan dukungan bahasa tambahan tidak termasuk dalam harga dasar.
  2. Maintenance cost : Berhubungan dengan harga layanan pemeliharaan standard dari vendor dan untuk menjaga versi DBMS tetap up to date.
  3. Hardware acquisition cost : perangkat keras baru mungkin diperlukan, seperti memory, terminal, disk drive dan controller baru, atau penyimpan DBMS khusus.
  4. Database creation and conversion cost : Berhubungan dengan biaya pembuatan sistem basis data dari konversi sistem yang sudah ada ke perangkat lunak DBMS baru. Operasi sistem yang sudah ada dilakukan paralel dengaan sistem baru sampai semua aplikasi diimplementasikan penuh dan diujicoba.
  5. Personal cost : Akuisisi perangkat lunak DBMS untuk pertama kali olehorganisasi biasanya dilakukan dengan reorganisasi departemen data processing.
  6. Training cost : Karena DBMS biasanya berupa sistem komplek, personal harus ditraining menggunakan dan memprogram DBMS. Training diperlukan pada semua level, termasuk programming, pengembangan aplikasi dan administrasi basis data.
  7. Operating cost : Biaya operasi lanjutan dari sistem basis data biasanya tidak termasuk dalam evaluasi.

Keuntungan DBMS tidak mudah diukur dan dihitung. DBMS mempunyai beberapa keuntungan dibandingkan sistem file, seperti mudah penggunaan, konsolidasi informasi perusahaan yang lebih luas, ketersediaan data yang lebih luas, dan akses yang lebih cepat ke informasi. Dengan akses berbasis Web, bagian data dapat dibuat akses global seperti pemakai luar. Keuntungan lainnya adalah mengurangi biaya pengembangan aplikasi, mengurangi redudancy data dan keamanan dan kontrol yang lebih baik.

Sumber :





http://gg-mu.blogspot.com/2012/03/kelebihan-dan-kekurangan-mysql-oracle.html